Tes Kecepatan Internet

Cek download, upload, ping dan jitter internet atau WiFi kamu — diukur ke server Cloudflare terdekat, tanpa install aplikasi.

Koneksi
Siap
0
Mbps
Tes butuh ±25 detik. Tutup dulu streaming atau download lain.
  1. Ping
  2. Download
  3. Upload
Download
–Mbps
Upload
–Mbps
Ping
–ms
saat koneksi santai
Jitter
–ms
naik-turunnya ping
ISP … IP … Server Cloudflare terdekat

Riwayat tes di perangkat ini

Hasil setiap tes tersimpan di browser ini saja. Tes di jam berbeda atau di ruangan berbeda untuk membandingkan.

Apa itu Tes Kecepatan Internet?

Alat ini mengukur kecepatan koneksi internet atau WiFi kamu langsung dari browser: kecepatan unduh (download), unggah (upload), ping, jitter, dan ping saat koneksi sibuk — angka yang paling menentukan lancar-tidaknya game dan video call.

Tidak berhenti di angka: hasilnya dibandingkan dengan paket ISP-mu, dinilai cukup atau tidak untuk streaming 4K, Zoom, game online dan live streaming, lalu disimpan di riwayat supaya kamu bisa membandingkan jam sibuk dengan jam sepi, atau ruangan satu dengan lainnya.

Cara kerja tes kecepatan ini

Begitu kamu klik Mulai Tes, browser bertukar data dengan server Cloudflare terdekat — untuk sebagian besar pengguna di Indonesia itu pusat data Jakarta atau Singapura. Kota servernya ditampilkan di bawah hasil. Tes sengaja tidak memakai server situs ini, karena bandwidth server web biasa terlalu kecil untuk mengukur paket fiber 100 Mbps ke atas dengan jujur.

  1. Ping dan jitter — 20 permintaan kecil dikirim berurutan. Ping adalah nilai tengahnya (median), jitter adalah rata-rata selisih antara satu ping dan ping berikutnya. Waktu proses di server dikurangkan, jadi yang tersisa hanya waktu tempuh jaringan.
  2. Download — hingga enam koneksi sekaligus menarik data selama ±10 detik. Detik-detik awal tidak dihitung karena koneksi masih "pemanasan", supaya paket cepat tidak terbaca lebih lambat dari aslinya.
  3. Upload — hingga empat koneksi mengirim data acak, dengan ukuran kiriman menyesuaikan kecepatanmu.
  4. Ping saat sibuk — selama download dan upload berjalan, ping terus diukur. Kalau naiknya besar, jaringanmu mengalami bufferbloat.

Cara membaca hasil: ping, jitter, dan ping saat sibuk

Kecepatan download dan upload menentukan seberapa banyak data yang bisa lewat. Tiga angka lainnya menentukan seberapa responsif koneksimu — dan sering justru itu yang bikin game lag atau suara Zoom putus-putus, walaupun angka Mbps-nya besar.

UkuranBagusCukupKurang
Pingdi bawah 30 ms30–100 msdi atas 100 ms
Jitterdi bawah 10 ms10–30 msdi atas 30 ms
Kenaikan ping saat sibukdi bawah 30 ms30–100 msdi atas 100 ms
Download per orang di rumahdi atas 25 Mbps10–25 Mbpsdi bawah 10 Mbps

Ping saat sibuk yang jauh lebih tinggi dari ping santai adalah tanda bufferbloat: router menumpuk antrean data saat ada yang streaming atau upload, sehingga semua permintaan lain ikut menunggu. Fitur QoS atau SQM di router biasanya bisa meredamnya.

Kecepatan yang dibutuhkan untuk tiap aktivitas

Panel "Cukup buat apa?" memakai patokan di bawah ini. Angkanya dirangkum dari rekomendasi resmi Netflix, YouTube dan Zoom, lalu dibulatkan ke atas supaya masih ada ruang untuk perangkat lain di jaringan yang sama.

AktivitasMinimalLancar
Chat, browsing, media sosial1 Mbps5 Mbps
YouTube / Netflix Full HD (1080p)3 Mbps5 Mbps
Streaming 4K15 Mbps25 Mbps
Video call Zoom / Google Meet1,5 Mbps download & upload, ping di bawah 200 ms3 Mbps download & upload, ping di bawah 100 ms
Game online (Mobile Legends, PUBG, Valorant)ping di bawah 100 msping di bawah 50 ms, jitter di bawah 15 ms
Live streaming 1080p / upload video5 Mbps upload10 Mbps upload
Satu rumah 4–5 orang aktif25 Mbps50 Mbps

Game online hampir tidak butuh bandwidth — satu pertandingan cuma memakai puluhan kilobit per detik. Yang menentukan adalah ping, jitter, dan apakah ping melonjak saat orang lain di rumah sedang streaming.

Kenapa hasilnya di bawah paket internet?

Angka paket (misalnya 50 Mbps) adalah kecepatan maksimum sampai ke modem atau ONT di rumahmu. Di antara modem dan HP masih ada banyak hal yang bisa memotongnya:

  • WiFi 2,4 GHz — jangkauannya jauh tapi kecepatan nyatanya sering mentok di 20–50 Mbps. Pindah ke jaringan 5 GHz (biasanya bernama sama dengan akhiran "-5G") kalau router mendukung.
  • Jarak dan tembok — setiap tembok beton bisa memangkas kecepatan WiFi sampai separuhnya.
  • Perangkat lain — TV yang streaming, HP yang sedang backup foto, atau laptop yang update sistem ikut berbagi bandwidth.
  • Jam sibuk — sekitar pukul 19.00–23.00 jaringan ISP paling padat, jadi kecepatan wajar turun.
  • VPN atau perangkat lama — VPN menambah jarak tempuh data, dan HP atau laptop lama kadang tidak sanggup memproses kecepatan tinggi.

Mau komplain ke ISP? Tes dulu dengan kabel LAN langsung ke modem, di jam sepi, tiga kali. Kalau hasilnya tetap di bawah ±80% paket, simpan gambarnya dan kirim sebagai bukti — dengan kabel, ISP tidak bisa lagi menyalahkan WiFi.

Cara cek kecepatan WiFi di tiap ruangan

Riwayat tes bisa dipakai untuk memetakan titik lemah WiFi di rumah atau kantor:

  1. Pilih WiFi, isi catatan dengan nama ruangan (misalnya "ruang tamu"), lalu jalankan tes.
  2. Pindah ke ruangan berikutnya, ganti catatannya, dan tes lagi. Lakukan di jam yang berdekatan supaya kepadatan jaringan ISP-nya sama.
  3. Bandingkan di tabel riwayat. Ruangan dengan download kurang dari separuh ruangan terdekat ke router, atau jitter di atas 30 ms, adalah titik lemah.

Solusinya biasanya memindahkan router ke tengah rumah dan agak tinggi, menambah access point atau mesh WiFi, atau menarik kabel LAN ke ruangan yang paling sering dipakai kerja atau main game.

Berapa kuota yang terpakai untuk tes?

Tes berjalan berdasarkan waktu, jadi makin cepat internetmu, makin banyak data yang lewat. Rumusnya: kecepatan (Mbps) × detik ÷ 8 = megabyte. Di koneksi 50 Mbps, 10 detik download memakai ±62 MB, ditambah upload. Di fiber 300 Mbps bisa lebih dari 400 MB.

Mode Hemat kuota menghentikan download setelah 25 MB dan upload setelah 10 MB, jadi satu tes memakai paling banyak ±35 MB. Mode ini menyala otomatis kalau browser melaporkan kamu sedang memakai data seluler. Setelah tes selesai, jumlah kuota yang benar-benar terpakai ditampilkan di panel "Bagikan hasil".

Pertanyaan Umum (FAQ)

Tiap layanan mengukur ke server yang berbeda. Speedtest sering memilih server milik ISP-mu sendiri sehingga angkanya cenderung tinggi, Fast.com mengukur ke server Netflix, dan alat ini mengukur ke Cloudflare yang melayani jutaan situs. Semuanya sah — yang penting bandingkan hasil dari alat yang sama dari waktu ke waktu.

Kecepatan paket adalah angka maksimum sampai modem. WiFi 2,4 GHz, jarak dan tembok, perangkat lain yang aktif, jam sibuk malam hari, dan VPN semuanya menurunkan angka nyata. Tes dengan kabel LAN untuk melihat kecepatan yang benar-benar dikirim ISP.

Ping adalah waktu tempuh data pergi-pulang dalam milidetik. Di bawah 30 ms sangat baik, 30–100 ms nyaman untuk pemakaian umum, dan di atas 100 ms mulai terasa saat main game online atau video call.

Jitter adalah seberapa besar ping naik-turun dari satu kiriman ke kiriman berikutnya. Jitter di bawah 10 ms berarti koneksi stabil. Di atas 30 ms, suara video call bisa putus-putus dan karakter game bisa "teleport", walaupun ping rata-ratanya rendah.

Itu ping yang diukur ketika koneksimu sedang dipakai penuh untuk download atau upload. Kalau naiknya lebih dari 100 ms dibanding ping santai, router menumpuk antrean data terlalu panjang. Akibatnya game dan video call lag setiap ada yang streaming. Aktifkan QoS atau SQM di router, atau pakai router yang mendukungnya.

Sebagian besar paket rumahan memang asimetris karena pengguna lebih banyak mengunduh. Layanan fiber tertentu menawarkan kecepatan simetris, jadi cek detail paketmu.

Riwayat hanya tersimpan di browser perangkatmu sendiri dan bisa dihapus kapan saja. Toolnesia tidak menyimpan hasil tes. Data tes dikirim ke Cloudflare, dan nama ISP dicari dari alamat IP-mu lewat layanan geolokasi IP.

Pakai kabel LAN kalau bisa, tutup aplikasi yang memakan bandwidth seperti streaming dan unduhan, hentikan sementara perangkat lain di jaringan yang sama, lalu ulangi tes beberapa kali di jam berbeda. Riwayat tes akan menghitung rata-ratanya.